1. Rumah Doa Bukit Rhema
Rumah Doa ini sering juga disebut sebagai Greja Ayam oleh warga sekitar. Letaknya di dusun Gombong, desa Kembanglimus, Magelang, Jawa Tengah.
Bangunan Rumah Doa ini sempat dimanfaatkan tidak hanya sebagai tempat ibadah. Penggunannya mulai dari panti rehabilitas bagi anak-anak yang kekurangan fisik, orang ketergantungan narkoba, orang kurang waras, dan anak muda yang memiliki masalah.
Pada tahun 2000, Greja Ayam sempat ditutup karena adanya penolakan dari warga. Namun bangunan Rumah Doa ini akhirnya dibuka kembali pada tahun 2014 sebagai tempat wisata.
Jika dilihat dari udara, bangunan ini menyerupai burung raksasa yang berada di tengah hutan. Disekitarnya masih banyak pepohonan rindang dan belukar, sehingga udara pagi disana masih terasa sejuk.
2. Punthuk Setumbu
Bukit Punthuk Setumbu terletak tidak jauh dari Candi Borobudur. Tepatnya di dusun Kerahan, desa Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Dari Yogyakarta dapat ditempuh sekitar 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Wisatawan yang ingin menikmati keindahan sunrise dari bukit Punthuk Setumbu wajib membayar retribusi sebesar Rp 15.000 per-orang.
Bukit ini memiliki pemandangan pagi yang berbeda. Selain bisa menyaksikan mentari yang menyembul perlahan dari gunung Merapi atau Merbabu, wisatawan juga bisa menyaksikan kemegahan Candi Borobudur dari ketinggian, tentu saja ini menjadi keuntungan tersendiri. Tak heran jika akhirnya Punthuk Setumbu menjadi salah satu lokasi favorit untuk menikmati sunrise bagi wisatawan asing dan juga spot foto yang keren bagi para fotografer.
Wisatawan yang ingin menyaksikan keindahan Borobudur dikala fajar, disarankan untuk mendatangi lokasi sebelum pukul 05.00 WIB. Dari parkiran disisi bukit, wisatawan harus tracking sekitar 15 menit untuk mencapai puncak dengan rute berupa jalan makadan dan tanah. Bagi yang tidak kuat trecking hingga puncak, tak jauh dari tempat parkir terdapat gazebo dimana wisatawan sudah bisa menyaksikan keindahan Borobudur dari kejauhan.
3. Candi Ratu Boko
Terletak di Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Candi Ratu Boko ini letaknya tidak jauh dari Candi Prambanan. Kalau dari pusat Tugu Yogyakarta, dapat ditempuh kira-kira 45 menit. Sedangkan dari bandara Adisutjipto, jaraknya hanya 15-20 menit.
Candi Ratu Boko disebut juga dengan Istana Ratu Boko, atau Situs Ratu Baka. Bisa dibilang candi yang satu ini terbilang unik, berada di atas ketinggian dimana traveler dapat melihat kota Yogyakarta dengan leluasa dan indah.
Untuk dapat menikmati keindahan Candi Ratu Boko, traveler harus membayar Rp 40.000 per-orang (usia 10 tahun keatas) dan Rp 20.000 per-orang (usia 3 s/d 10 tahun) untuk wisatawan domestik. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara, dikenakan biaya 25 USD atau sekitar Rp 339.000


